Jumat, 13 Januari 2017

Cara Pengorganisasian Data dan Informasi

A. Organisasi (Mengorganisasikan)

Organisasi adalah sebuah kesatuan yang terdiri dari sekelompok orang yang bertindak secara bersama-sama dalam rangka mencapai tujuan bersama (Burky dan Perry, 1998).

Pendapat lain menyebutkan:
  • Organisasi Menurut Stoner. Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.
  • Organisasi Menurut James D. Mooney. Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
  • Organisasi Menurut Chester I. Bernard. Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
B. Data

Data (dalam kebiasaan bahasa Indonesia tidak dibedakan apakah jamak atau tunggal) berasal dari bahasa latin.

Dalam bahasa latin data dibedakan antara datum dan data. Datum untuk yang tunggal, sementara data untuk yang jamak.

A. Jenis Data 

Beberapa pengertian data :
  • Data adalah fakta berupa angka, karakter, simbol, gambar, tanda-tanda, isyarat, tulisan, suara, bunyi yang merepresentasikan keadaan sebenarnya yang selanjutnya digunakan sebagai masukan suatu Sistem Informasi.
  • Data adalah deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang kita hadapi (data is the description of things and events that we face).
  • Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata.
Jenis data menurut cara memperolehnya :
  • Data primer : Data primer adalah secara langsung diambil dari objek/obyek penelitian oleh peneliti perorangan maupun organisasi. Contohnya, mewawancarai langsung penonton bioskop 21 untuk meneliti preferensi konsumen bioskop.
  • Data sekunder : Data sekunder adalah data yang didapat tidak secara langsung dari objek penelitian. Peneliti mendapatkan data yang sudah jadi yang dikumpulkan oleh pihak lain dengan berbagai cara atau metode baik secara komersial maupun non komersial. Contohnya adalah pada peneliti yang menggunakan data statistik hasil riset dari surat kabar atau majalah.
Macam-macam data berdasarkan sumber data :
  • Data internal : Adalah data yang menggambarkan situasi dan kondisi pada suatu organisasi secara internal. Misal : data keuangan, data pegawai, data produksi, dsb.
  • Data eksternal : Adalah data yang menggambarkan situasi serta kondisi yang ada di luar organisasi. Contohnya adalah data jumlah penggunaan suatu produk pada konsumen, tingkat preferensi pelanggan, persebaran penduduk, dan lain sebagainya.
Klasifikasi data berdasarkan jenis datanya : 
  • Data Kuantitatif : Adalah data yang dipaparkan dalam bentuk angka-angka. Misalnya adalah jumlah pembeli saat hari Raya Idul Adha, tinggi badan siswa kelas 3 IPS 2, dan lain-lain.
  • Data Kualitatif : Adalah data yang disajikan dalam bentuk kata-kata yang mengandung makna. Contohnya seperti persepsi konsumen terhadap botol air minum dalam kemasan, anggapan para ahli terhadap psikopat dan lain-lain.
Pembagian Jenis Data Berdasarkan Sifat Data :
  • Data Diskrit : Adalah data yang nilainya adalah bilangan asli. Contohnya adalah berat badan ibu-ibu PKK sumber ayu, nilai rupiah dari waktu ke waktu, dan lain sebagainya.
  • Data Kontinyu : Adalah data yang nilainya ada pada suatu interval tertentu atau berada pada nilai yang satu ke nilai yang lainnya. Contohnya penggunaan kata sekitar, kurang lebih, kira-kira, dan sebagainya. Dinas pertanian daerah mengimpor bahan baku pabrik pupuk kurang lebih 850 ton.
Jenis-jenis Data Menurut Waktu Pengumpulannya :
  • Data Cross Section : Adalah data yang menunjukkan titik waktu tertentu. Contohnya laporan keuangan per 31 Desember 2006, data pelanggan PT. Angin Ribut bulan Mei 2004, dan lain sebagainya.
  • Data Time Series / Data Berkala adalah data yang datanya menggambarkan sesuatu dari waktu ke waktu atau periode secara historis. Contoh data time series adalah data perkembangan nilai tukar dollar amerika terhadap Euro Eropa dari tahun 2004 sampai 2006, jumlah pengikut Jama’ah Nurdin M. Top dan Doktor Azahari dari bulan ke bulan, dll.
Dalam penulisan terjadi pengelompokan data, dimana data kuantitatif dari lapangan dapat dikategorikan dalam 2 bentuk, yaitu diskret nominal dan data kontinum :
  • Data diskret nominal : Merupakan data yang mempunyai ciri-ciri tertentu. Data ini hanya dapat dikelompokkan secara terpisah, secara diskret atau secara kategorial. Data diskret nominal dapat dihimpun dari hasil penghitungan.
  • Data kontinum : Merupakan tampil sebagai data yang bervariasi berdasarkan tingkatan yang diperoleh dari hasil pengukuran.
Data kontinum dapat dibagi menjadi 3 yaitu :
  • Data ordinal merupakan data yang tampil dalam bentuk peringkat (rangking).
  • Data interval merupakan data yang jaraknya sama namun tidak memiliki nol mutlak.
  • Data rasio adalah data yang mempunyai jarak yang sama dan sekaligus mempunyai nol mutlak.
C. Informasi

Secara umum informasi dapat didenifisikan sebagai data yang sudah diolah menjadi suatu bentuk lain yang lebih berguna yaitu pengetahuan atau keterangan yang ditujukan bagi penerima dalam pengambilan keputusan, baik masa sekarang atau yang akan datang.

Data yang telah diletakkan dalam konteks yang lebih berarti dan berguna yang dikomunikasikan kepada penerima untuk digunakan di dalam pembuatan keputusan disebut informasi .
  • Informasi berdasarkan fungsi adalah informasi berdasarkan materi dan kegunaan informasi. Informasi jenis ini antara lain adalah informasi yang menambah pengetahuan dan informasi yang mengajari pembaca (informasi edukatif). Informasi yang menambah pengetahuan, misalnya, peristiwa-peristiwa bencana alam, pembangunan daerah, kegiatan selebritis, dan sebagainya.
  • Informasi berdasarkan format penyajian adalah informasi berdasarkan bentuk penyajian informasi. Informasi jenis ini, antara lain berupa foto, karikatur, lukisan abstrak, dan tulisan teks.
  • Informasi berdasarkan lokasi peristiwa adalah informasi berdasarkan lokasi peristiwa berlangsung, yaitu informasi dari dalam negeri dan informasi dari luar negeri.
  • Informasi berdasarkan bidang kehidupan adalah informasi berdasarkan bidang-bidang kehidupan yang ada, misalnya pendidikan, olahraga, musik, sastra, budaya, dan iptek.
Dari hasil diskusi dapat kami simpulkan :
  • Bahwa pengorganisasian data dan informasi itu sangat penting.
  • Dengan adanya pengorganisasian data dan informasi akan memudahkan dalam pengolahan data yang dibutuhkan.
  • Bahwa pengorganisasian data dan informasi itu terdiri dari jenis-jenis data, pola klasifikasi, waktu dan metode, ketepatan dan kejelasan, serta penafsiran.
Baca Juga
Previous Post
Next Post