Muslim Dilarang Melakukan 15 Bentuk Pemberian Wala (Loyalitas) Kepada Orang-Orang Kafir


Menurut Muhammad Sa'id al Qohthoni dalam bukunya al wala' wa Al Bara' Fil Islam, adalah sebagai berikut :

1. Rela kepada sistem hidup kafir, tidak mengafirkannya atau meragukan atas kekafirannya dan membenarkan aliran kafir berlaku diatas bumi sebagai aturan hidupnya.

2. Cenderung pada orang kafir, dan menjadikan mereka sebagai penolong, pembela, dan pelindung, dan bersedia membantu, menolong, membela mereka, bahkan membela agama mereka.

3. Mengimani sebagian kekufuran orang kafir, atau berhukum pada hukum selain hukum Allah, atau bertahakum kepada mereka yang kafir (Q.S. an-Nisa'(4): 51)

4. Bersikap lemah lembut kepada orang kafir, dan menjalin hubungan cinta kasih terhadap mereka padahal Al-Qur'an jelas melarangnya (Q.S. al-Mujadilah (58): 22)

5. Tunduk dan rela diatur oleh orang kafir, bahkan cenderung membenarkan berlakunya sistem kekufuran, padahal Allah telah melarangnya (Q.S. Hud (11): 113, Q.S. al-Isra' (17):73, 74, 75).

6. Bersikap lunak terhadap orang-orang kafir yang dapat merugikan Din al Islam dan membaguskan Din mereka. Dengan kata lain bermudahannah terhadap orang kafir dalam urusan agama.

7. Menjadikan orang kafir sebagai teman kepercayaan dan teman setia disamping orang beriman. (Q.S. Ali 'Imran (3): 118)

8. Ikut terlibat didalam majelis orang kafir yang sedang memperolok-olokan ayat-ayat Allah (Q.S. an-Nisa' (4): 165, 166, 167).

9. Menyerahkan urusan, perkara kaum muslimin kepada orang-orang kafir, dengan cara menaati perintah dan instruksi dari orang kafir dalam urusan kaum muslimin.

10. Mengagungkan dan memberi julukan serta gelar terhormat pada orang-orang kafir.

11. Menggunakan undang-undang dan sistem hidup orang kafir dalam mengatur umat dan pendidikan anak.

12. Melibatkan diri dalam partai-partai mereka (orang-orang kafir) seperti, komunis, sosialis, zionis, nasionalis, serta memberikan wala' dan cinta, dan memberikan bantuan pembelaan pada mereka.

13. Bekerja sama dalam kezaliman bersama orang kafir, dengan cara memberikan kepercayaan pada mereka padahal mereka jelas menghianati Allah dan Rasulul-Nya.

14. Tinggal dan larut bersama orang kafir dinegeri mereka serta bersekongkol menjalankan rencana jahat mereka, bersekutu, atau memasuki oraginisasi mereka yang dapat menghidupkan organisasi mereka.

15. Lari dari negeri Islam karena membenci kaum muslimin dan mencintai orang-orang kafir, serta mendukung perjuangan mereka dengan perkataan, sikap, maupun tindakan nyata.

Apabila diantara pribadi muslim yang melaksanakan 1 diantara lima belas kriteria larangan tersebut diatas maka segera minta ampun kepada Allah dan melaksanakan persaksian kembali.

Islam mewajibkan tiap pribadi muslim beriltizam dalam berwala' dan berbara' secara sahih dan menghendaki agar ia mewujudkan secara utuh baik moral maupun operasional.

*Sumber : Buku Benarkah Saya Muslim ? "Percik-Percik Renungan Bagi Pribadi Muslim" | Penulis : Drs. M. Saefudin
Previous
Next Post »