Apa Itu Unsur Kimia Golongan IIIA dan IVA

Apa Itu Unsur Kimia Golongan IIIA dan IVA
Unsur Kimia Golongan IIIA:
  • Unsur-unsur dari logam utama golongan IIIA adalah: Boron (B), Aluminium (Al), Galium (Ga), Indium (In), Thalium (Tl).
  • Unsur-unsur dari logam utama golongan IIIA umumnya dapat bereaksi dengan udara, air, asam, dan unsur-unsur halogen membentuk senyawa.
  • Unsur-unsur dari logam utama golongan IIIA di alam tidak ditemukan dalam bentuk unsur melainkan dalam bentuk senyawanya. Oleh karena itu, diperlukan beberapa proses untuk mengisolasi unsur tersebut dari senyawanya.
  • Cara memperoleh boron murni adalah dengan metode reduksi boron trihalida atau dekomposisi BI₃ atau boron hidrida pada temperatur tinggi. Selain itu juga dapat dilakukan dengan metode reduksi elektrolisis KBF₄ dalam lelehan campuran KCl-KF.
  • Unsur-unsur dari logam utama golongan IIIA dan senyawanya memiliki kegunaan masing-masing dalam kehidupan sehari-hari dan dalam industri.
  • Allotrop boron yang paling dikenal ada dua yaitu borax dan kernite
  • Boron memiliki perbedaan dengan unsur-unsur lainnya yang segolongan, baik itu dalam bentuk unsurnya, jumlah dan kompleksitas struktural yang melebihi unsur lainnya.
  • B₁₂ atau ikosahedral adalah bentuk kristal dari boron
  • Kristal boron yang mengandung 12 atom boron dalam unit selnya disebut ⍺-rhombohedral boron, dan yang mengandung 105 atom boron disebut B-rhombohedral boron.
  • Diboran (B₂H₆) merupakan zat pereduksi yang penting untuk aldehid, keton, lakton, asam, amida tersier, dan nitril.
  • Ikatan diboran disebut juga dengan ikatan tuna elektron
  • Boran memiliki 3 bentuk yaitu closo, nido, dan arachno.
Unsur Kimia Golongan IVA:
  • Unsur-unsur dari logam utama golongan IVA adalah: Karbon (C), silikon (Si), germanium (Ge), stannum (Sn), plumbum (Pb).
  • Unsur karbon memiliki perbedaan dengan unsur-unsur lainnya yang se golongan.
  • Senyawa karbon yang stabil membentuk empat ikatan dan hanya mempunyai bilangan koordinasi 2 atau 4 dengan geometri linear, triangular (planar) dan tetrahedral. Sementara CO mempunyai bilangan koordinasi 1.
  • Karbon memiliki kemampuan berkatenasi yang lebih baik daripada silikon dan sulfur. Hal ini dapat dilihat dari energi ikatannya yang lebih tinggi daripada sulfur dan silikon.
  • Ikatan rangkap pada karbon lebih stabil daripada ikatan tunggalnya.
  • Allotrof karbon ada 3 yaitu intan, grafit, dan fulleren.
Intan:
  • Memiliki massa jenis 3.5 g cm⁻³
  • Struktur intan yaitu kubik
  • Merupakan padatan yang paling keras
  • Intan dibuat dengan cara pembakaran di udara pada suhu 600-800०C
Grafit:
  • Memiliki massa jenis 2.22 g cm⁻³
  • Lebih stabil daripada intan dan fulleren
  • Grafit bisa diubah menjadi intan pada suhu 1400०C dan tekanan diatas 5 Gpa
  • Konduktor listrik yang baik
Fulleren:
  • Memiliki massa jenis 1.72 g cm⁻³
  • Sebagai superkonduktor yang sangat baik 
  • Struktur fulleren memiliki 12 struktur pentagon dan 20 struktur heksagon
*Sumber: Poppy Dwita
Previous
Next Post »